HANURA Siapkan Konsep Bangun Nusantara Untuk Hadapi Pemilu 2019

HANURA Siapkan Konsep Bangun Nusantara Untuk Hadapi Pemilu 2019
HANURA Siapkan Konsep Bangun Nusantara Untuk Hadapi Pemilu 2019

Geraiberita – Untuk memenangkan Pemilihan Umum, baik legislatif, maupun bupati gubernur dan presiden, Partai Hanura menggencarkan strategi. Beberapa program serta target sudah disusun. Salah satunya dengan membuat tagline dan jargon politik.

“Kita sudah susun strategi, dan dari Bappilu Partai Hanura juga tawarkan konsep Bangun Nusantara berangkat dari cara pikir NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Kami juga memiliki jargon Coblos Hanura,” ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hanura, Gede Pasek Suardika kepada merdeka.com, Senin (7/5) di Pekanbaru.

Selain jargon, kata Pasek, Hanura juga membuat tagline Bangun Nusantara. Tujuannya, untuk merepresentasikan apa yang menjadi kearifan lokal, kemudian menjadi kekuatan Hanura jika menang nanti.

“Konsep Bangun Nusantara ini juga akan bersinergi dengan hari Nusantara yang diperingati setiap tanggal 14 Desember. Dan ini sesuai dengan nomor urut Partai Hanura yakni nomor 13,” ucapnya.

Tidak hanya itu, tagline Bangun Nusantara merefleksikan perjalanan politik Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).

“Pak Ketum OSO dikenal sebagai tokoh pejuang daerah. Dia berangkat dari Utusan Daerah, kemudian saat ini menjadi Ketua DPD RI. Itulah alasan kenapa kami menawarkan tagline Bangun Nusantara,” ucapnya.

Dalam hal kesiapan Hanura memenangkan Pemilu 2019, Wakil Ketua Umum Partai Hanura itu menyebutkan, Hanura sudah siap menghadapi Pemilu 2019. Dia menyebutkan, memang banyak pihak yang under estimate dengan Hanura, karena mereka belum tahu kekuatan partai tersebut saat ini.

“Mereka lupa bahwa sejak beberapa pemilu yang telah lewat, dengan aturan apapun, rumusan apapun, Partai Hanura selalu lolos ke Senayan (DPR). Jadi Hanura siap hadapi Pemilu 2019 dengan sistem apapun, termasuk Saint Legue Murni (SLM) dan ambang batas masuk parlemen 4 persen. Kami siap menang,” kata Pasek.

Sementara itu, Wakil Ketua Bappilu, SC Arifin menambahkan, tagline Bangun Nusantara dipilih karena Hanura berkhimat membangun membangun dari daerah.

“Kejayaan nasional harus disanggah oleh kejayaan daerah. Semua agenda nasional harus diletakan di daerah. Jadi Hanura adalah partai nasional yang berkhidmat untuk kepentingan daerah,” katanya.

Sumber : Merdeka

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*