Adian Napitupulu Politikus PDIP Yang Sering Debat Dengan Gerindra dan PKS

Adian Napitupulu Politikus PDIP Yang Sering Debat Dengan Gerindra dan PKS
Adian Napitupulu Politikus PDIP Yang Sering Debat Dengan Gerindra dan PKS

Geraiberita – Anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu sering tampil di televisi dan berdebat dengan politikus Gerindra dan PKS. Perdebatan ini bisa saja terjadi dalam berbagai kesempatan, dengan berbagai topik yang berbeda. Argumennya

Banyak sindiran dan perdebatan dalam setiap pertemuan, berikut perdebatan-perdebatan sengit Adian Napitupulu dengan politikus Gerindra maupun PKS:

1. Soal kedatangan Prabowo pada Hari Buruh
Merdeka.com – Adian mengaku acara ILC dengan judul Buruh Lokal vs TKA “Mayday, Mayday, Mayday! ini seru. Dia mengaku bingung, sebenarnya buruh yang minta tolong atau Prabowo. Acara ILC itu dihadiri politikus Gerindra dan PKS.

“Acara ini seru karena, judulnya Mayday, Mayday, Mayday yang artinya minta tolong, seharusnya datanglah tokoh-tokoh hebat untuk mendukung buruh, yang terjadi tidak, yang berteriak May Day tidak tahu, jadi yang didukung justru Prabowo, jadi yang minta tolong buruh atau Prabowo, betapa lucunya peristiwa kita hari ini,” kata Adian menyindir kedatangan Prabowo pada Hari Buruh.

2. Perdebatan Adian dengan politikus PKS
Merdeka.com – Adian Napitupulu juga berdebat dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, saat diskusi soal pemilihan presiden. Perdebatan ini mulai dari diskusi membahas kaus #2019gantipresiden di acara talkshow Mata Najwa. Adian menyindir PKS yang belum memutuskan nama capres yang diusung namun sudah membuat tagar tentang pergantian presiden pada Pilpres 2019.

Lalu dia menyarankan PKS agar memantapkan capres yang diusung lalu merumuskan program-programnya, bukan membuat tagar dan kaus yang kini ramai dibicarakan di media sosial.

3. Soal buka baju Prabowo
Merdeka.com – Ada juga perdebatan lain. Adian kali ini menyindir soal langkah beberapa elite PKS dan Gerindra yang mendukung tagar #2019gantipresiden melalui kaus.

Kemudian di sisi lain, Prabowo saat didukung menjadi calon presiden, malah melakukan aksi bertelanjang dada dan diarak oleh pendukungnya. Menurutnya, hal ini sangat kontras. Politikus Gerindra yang mendengar itu bersikap biasa saja atas argumen Adian.

Sumber : Merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*