JPU Tantang Pengacara Kalau Adanya Diklaim First Tarvel Sebesar Rp 300 Miliar

JPU Tantang Pengacara Kalau Adanya Diklaim First Tarvel Sebesar Rp 300 Miliar
JPU Tantang Pengacara Kalau Adanya Diklaim First Tarvel Sebesar Rp 300 Miliar

Geraiberita – Jaksa Penuntut Umum (JPU) geram terhadap opini yang digiring pengacara bos first travel terkait aset. Heri Jerman selaku salah satu JPU First Travel pun menantang pengacara Andika Surachman dan Annisa Hasibuan, dan Siti Nuraida alias Kiki membuktikan ucapannya terkait aset.

Sebelumnya, sejumlah pengacara menyatakan jumlah aset milik bos First Travel mencapai Rp 300 miliar. Lebih besar dibandingkan perhitungan JPU yang hanya senilai Rp 25 miliar. Dengan perbedaan itu, pengacara menduga ada aset yang disembunyikan JPU.

Heri mengatakan, pernyataan pengacara hanya bayang-bayang semata. Dia menilai, jika Andika Surachman Cs memiliki uang senilai Rp 300 miliar maka nasib jamaah tidak mungkin terkatung-katung.

“Kalau uangnya Andhika Rp 300 miliar itu gombal,” katanya saat dihubungi, Kamis (7/6).

“Memangnya melayang? Ke mana uang Rp 300 miliar? Kalau memang ada munculkan saja supaya bisa memberangkatkan jamaah,” tambah Heri.

Dia meminta pengacara membongkar kepada publik apabila mengetahui informasi mengenai aset-aset milik kliennya.

“Kalau pun memang ada yang mengambil bilang aja sebut namanya. Siapa yang ambil? Supaya tidak jadi liar,” tegasnya.

Selain kepada pengacara, Heri pun menyayangkan terkait adanya pihak-pihak yang turut memberikan komentar tanpa berpedoman kepada fakta-fakta.

“‘Ada yang berkomentar kemana kerugian uang jemaah Rp 900 milyar. Ini pasti disembunyikan aparat penegak hukum’. Naudzubillah. Masak kita mau sembunyikan uang sebanyak itu. Beliau tidak tau bagaimana Andika Cs memutar uang jamaah. Jadi intinya banyak orang yang enggak ngerti permasalahan,” tutupnya.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*