SBY nilai perlu kearifan selesaikan konflik yang ada di masyarakat

SBY nilai perlu kearifan selesaikan konflik yang ada di masyarakat
SBY nilai perlu kearifan selesaikan konflik yang ada di masyarakat

Geraiberita – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta semua komponen masyarakat untuk mengendalikan diri. Tujuannya, agar sejumlah konflik yang terjadi saat ini dapat segera berakhir.

“Saya sangat prihatin atas sejumlah konflik ada di masyarakat yang disebabkan adanya berbagai perbedaan,” katanya di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (30/10).

SBY yang juga Presiden ke enam RI ini mengatakan, hal itu kepada wartawan usai bertemu dengan ratusan kader Partai Demokrat Kabupaten Banyumas di salah satu rumah makan, Ajibarang.

Menurut dia, konflik yang terjadi saat ini terlihat makin meningkat, beberapa di antaranya berkaitan dengan masalah agama dan etnis.

“Oleh karena itu, saya meminta kepada semua komponen masyarakat untuk sama-sama mengendalikan diri, agar konflik ini segera direda atau diakhiri,” tegasnya, dikutip dari Antara.

Selain itu, kata dia, perlu adanya peran bersama antara pemerintah dan ulama atau pimpinan agama untuk bersama-sama menjadi bagian solusi serta menyelesaikan konflik yang ada secara serius.

Dengan demikian, konflik yang ada bisa diselesaikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan konflik yang lebih besar yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Lebih lanjut, SBY memberikan masukan kepada pemerintah terkait dengan penanganan konflik berdasarkan pengalamannya saat menjadi Presiden Ke-6 RI.

Menurut dia, pemerintah perlu melakukan pendekatan hukum, pendekatan keadilan, dan kearifan agar konflik yang ada di masyarakat dapat diselesaikan.

“Menurut saya, pandangan saya, dan saya lakukan dulu, karena era saya sebenarnya ada masalah-masalah seperti ini, namun kita sadar, tidak bisa dibiarkan dan harus dikelola. Ada hal yang perlu kita lakukan bersama, yaitu mengelola permasalahan yang sensitif ini. Harus mempergunakan kerangka yang tepat, pertama tentu dari aspek hukum, kemudian keadilan dan diperlukan kearifan,” katanya.

Usai bertemu dengan ratusan kader Partai Demokrat Kabupaten Banyumas, SBY yang didampingi sang istri, Ani Yudhoyono melanjutkan perjalanan ke Tegal untuk melakukan kegiatan serupa.

Sumber : Merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*